Dukungan Emil Salim Kepada Kelola
04 April 2012
First State Investment Indonesia, perusahaan pertama yang memberikan dukungan dana bagi perkembangan kesenian di Indonesia, bekerja sama dengan Citibank melanjutkan kerja samanya dengan Kelola dengan memberikan donasi sebesar 400 juta rupiah.

Donasi yang berasal dari 0,5% nilai investasi First State IndoEquity Peka Fund (FSI Peka Fund) ini kemudian disalurkan dalam program Hibah Seni, salah satu dari program Kelola, dan ditujukan bagi seniman yang ingin mewujudkan karyanya namun terkendala pendanaan.

Kabar gembira ini kemudian dibagi kepada para nasabah Citigold, yang telah memberikan apresiasi mereka dalam acara FSI-Citi Market Update Seminar yang diadakan akhir Maret lalu. Acara yang dihadiri oleh Emil Salim, mantan Menteri Lingkungan Hidup dan pengamat Ekonomi, M. Chatib Basri membuka diskusi tentang hubungan antara ekonomi dan kesenian.

Dalam acara ini, secara tegas Emil Salim mendukung visi First State yang telah memberikan dukungan kepada Kelola sebagai organisasi yang memberikan perhatian pada perkembangan seni tari, musik, dan teater di Indonesia. Menurut Emil Salim, tidak mungkin bangsa Indonesia hanya menggantungkan diri pada sumber daya alam, yang suatu hari akan habis. Oleh karena itu, berinvestasi dalam proses pembentukan sumber daya manusia yang kreatif dan inovatif; yang salah satunya terbentuk dalam kegiatan berkesenian, menjadi modal besar dalam membangun masa depan bangsa. Cara berfikir kreatif dan inovatif, tentunya akan membuat manusia mampu bersikap lebih bijak, tidak hanya mencari keuntungan semata, serta terdorong untuk mencari alternatif selain menggali sda yang semakin menipis.

Dari sisi ekonomi, selain pada keberhasilan kesenian dalam membangun turisme di Indonesia, kesenian juga telah membuka lapangan pekerjaan bagi para pelaku seni di komunitasnya dengan peran seniman sebagai enterpreneur potensial.

Emil Salim semakin terkesima dengan kegiatan yang dilakukan Kelola saat melihat penampilan salah satu penerima Hibah Seni Kelola yang kini sering tampil di panggung internasional, Nan Jombang. Ia mengekspresikannya secara lugas bahwa kesenian selama ini telah sedemikian dalamnya membentuk “rasa” pada dirinya.

Sejak tahun 2001, Kelola telah menerima lebih dari 1.360 proposal Hibah Seni. Namun karena sumber dana yang terbatas, sampai saat ini hanya 15% dari jumlah tersebut yang bisa Kelola danai melalui Hibah Seni. Sampai saat ini, lebih dari 200 pertunjukan telah menjangkau 120,000 penonton di berbagai daerah di Indonesia.

Dukungan bagi Kelola bisa diakses di http://www.kelola.or.id/support/donation






 
Kunjungi blog kami di: www.kelola.or.id/blog
Informasi terbaru kegiatan Kelola, Klik disini