Teater untuk Pemberdayaan adalah program perintis yang dirancang untuk memicu kreatifitas masyarakat dalam upaya menanggapi kondisi sosial terkini di lingkungan mereka. Teater adalah medium yang tepat, karena bisa meresap dan menyatukan semua kreatifitas yang muncul. Program ini dikembangkan atas kerjasama Kelola dengan Theatre Embassy.
Perbedaan Teater untuk Pemberdayaan dengan teater biasa adalah adanya keterlibatan masyarakat dalam menentukan tema yang diangkat, tentu saja berdasarkan isu sosial yang sedang hangat dibicarakan. Wujud Teater untuk Pemberdayaan tidak selalu berupa pementasan namun bisa berupa instalasi, arak-arakan, lukisan, karya sastra dan lain sebagainya.
Metode Forum Teater dari Augusto Boal merupakan landasan utama rancangan program Teater untuk Pemberdayaan. Dengan keterlibatan masyarakat, Boal percaya, teater bisa menemukan perilaku alternatif dan solusi bagi permasalahan yang terjadi. Selain metode Forum Teater, ada juga metode interaktif lain yang dapat mendukung kelompok-kelompok seni dalam aktifitas Teater untuk pemberdayaan mereka.
Untuk memperkenalkan metode-metode tersebut, Kelola menyelenggarakan workshop agar masyarakat dan seniman dapat menyusun rencana kegiatan untuk menindaklanjuti isu sosial yang ada. Dalam setiap workshop yang diadakan, Kelola mengundang stakeholder/pemangku kepentingan yang berkesesuaian dengan topik sehingga pokok permasalahan dapat teridentifikasi dengan jelas.








