Sejak diluncurkan pada tahun 2000, Magang Nusantara telah memiliki lebih dari seratus alumni yang tersebar di seluruh Indonesia. Program ini dimaksudkan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang seni, melalui praktek kerja di organisasi seni budaya terkemuka.
Kelola menjalin kerjasama dengan Centre Culturel Français (CCF), Goethe Institut, JiFFest, Kineforum, Museum dan Galeri Foto Antara, Teater Koma, The Japan Foundation, Saung Angklung Udjo, Selasar Sunaryo Art Space, Lembaga Indonesia Prancis (LIP), Sanggar Tari Didik Nini Thowok, Teater Garasi dan Yayasan Bagong Kussudiardja untuk menjadi tuan rumah magang.
Melalui kegiatan yang dilaksanakan oleh masing-masing tuan rumah, peraih magang belajar bagaimana mengelola organisasi budaya atau sanggar, penyusunan program, manajemen panggung hingga manajemen perfilman.
Sasaran yang diharapkan dari program magang adalah peserta bisa berbagi pengalaman serta wawasan yang diperoleh kepada komunitas seni di daerah asal dan menjalin kerja sama dengan jejaring baru yang terbuka saat program berlangsung.
“Di Magang Nusantara, saya bertemu dengan pihak-pihak penting dalam jaringan seni dan budaya.
Hal ini sangat bernilai karena memungkinkan kerjasama lebih lanjut di masa mendatang”
Diah Sekar Widhi, Semarang, peserta Magang Nusantara di Lembaga Indonesia Prancis (LIP), Yogyakarta, 2009








