Festival Kelola
15 Tahun Yayasan Kelola
Festival Kelola
15 Tahun Yayasan Kelola
Festival Kelola
15 Tahun Yayasan Kelola
Festival Kelola
15 Tahun Yayasan Kelola
BERITA TERBARU
Karya Peraih Hibah Cipta Perempuan Berikutnya: "Pada Batas"
19 November 2015
Setelah #IBUIBUIBUKOTA karya Yola Yulfianti, Kelola mempersembahkan karya kedua peraih Hibah Cipta Perempuan 2015, Siti Ajeng Soelaeman yang berjudul "Pada Batas". lanjut
Undangan Menonton Ngagorowokkeun Gaok
02 November 2015
Akhir minggu ini, karya peraih Hibah Seni 2015, Sahlan Mujtaba akan dipentaskan. lanjut
Biennale Jogja XIII Ekuator #3: Hacking Conflict
29 Oktober 2015
Perhelatan besar seni rupa Biennale Jogja XIII kembali digelar pada 2015. Edisi ketiga Biennale Ekuator ini mempertemukan seniman Indonesia dengan seniman Nigeria, dalam kerangka tema "Meretas Konflik (Hacking Conflict)", akan dibuka pada 1 November 2015 dan akan berlangsung selama 40 hari di Jogja National Museum, Yogyakarta lanjut
"Maaf, Belum Ada Nama", Karya Koreografi yang Merespon Kota
13 Oktober 2015
Pada karya "Maaf, Belum Ada Nama", Iin Ainar Lawide, peraih Hibah Seni 2015 kategori Karya Inovatif, mengejawantahkan latar belakangnya sebagai seorang antropolog ke dalam karya koreografi. lanjut
RAGAM
Kabar dari Desa
05 Oktober 2015
“Apakah kamu akan pulang ke kampung halamanmu?” itulah pertanyaan penting yang muncul dari pemutaran film dan diskusi Kabar dari Flores, sebagai rangkaian Festival Kelola 2015. lanjut
Menggarap Penonton Lebih Serius
05 Oktober 2015
Seberapa jauh upaya yang sudah dilakukan penyelenggara seni pertunjukan untuk menjaring penonton? lanjut
KATA PANGGUNG
Menari dengan Tubuh yang Berkepentingan
10 Februari 2016
Pada panggung di Gedung Hoerijah Adam, ISI Padang Panjang 28 Oktober lalu, terlihat tubuh-tubuh yang bergerak dengan bentuk di luar kelaziman tubuh awam. Pada dada terbuka, kaki dan tangan yang telanjang, enam lelaki seakan sedang membawa tubuhnya dengan energi yang memancar dari dalam dadanya lanjut
Maaf, Belum Ada Nama - Repertoar Tari karya Iin Ainar Lawide
10 Februari 2016
Gedung Olah Seni (GOLNI), salah satu gedung pertunjukan tertua yang berada di Taman Budaya Sulawesi Tengah menjadi pilihan Iin Ainar Lawide mempresentasikan karya tari bertajuk Maaf, Belum Ada Nama malam itu (17 Oktober 2015). Gedung yang telah berusia puluhan tahun itu memang menjadi pilihan banyak komunitas seni di Kota Palu dan wilayah disekitarnya untuk menampilkan karya-karya seni pertunjukan mereka lanjut
Kelola didukung oleh:
 
POSTING BLOG TERBARU
Manajemen Seni Pertunjukan: Interpretasi dan Refleksi
13 Oktober 2015
DARI KATA MENUJU GERAK
24 Juni 2015
Biennale As A Platform of Artistic Productions
24 April 2015
CROSSING BORDERS AND INDONESIAN PAVILLION IN VENICE BIENNALE 2013
23 April 2015
Seni Berkelas
10 April 2015
Berlangganan mailing list kami Newsletter

Kelola adalah anggota: