Pemberdayaan Seniman Perempuan
Hibah Seni
Program
BERITA TERBARU
Open recruitment: Fasilitator Video Partisipatif untuk Komunitas Kreatif
08 April 2014
Untuk kegiatan CEPs di tahun 2014, Yayasan Kelola mencari Fasilitator Video Partisipatif untuk bekerja bersama warga di 8 desa di Flores (NTT), yang terletak di Kabupaten Manggarai, Manggarai-Timur dan Ngada selama 3 bulan (Juli-September 2014).. lanjut
Open Recruitment: Creative Communities II Administrative Assistant for Yogyakarta office
03 April 2014
Currently Kelola has an immediate need for qualified and experienced Administrative Assistant to join our program ?Creative Communities II? in Yogyakarta office.. lanjut
12 Peraih Hibah Seni Kelola 2014
01 April 2014
Setelah melalui proses seleksi bersifat kompetitif yang dilakukan tim independen terdiri dari Amna S. Kusumo (Kelola), Anusirwan (musik, Jakarta), Elly Luthan (tari, Jakarta), Rachman Sabur (teater, Bandung), Yusril (teater, Padangpanjang). lanjut
4 Winners of Hibah Cipta Perempuan 2014
01 April 2014
As the continuation of Empowering Women Artists (EWA) program, Hibah Cipta Perempuan committed to provide support for the Indonesian women artists.. lanjut
 
Dari Mobil-mobilan Kulit Semangka, Lahirlah Kesadaran dan Keberdayaan
21 Maret 2014
Sekitar seratusan anak usia tiga hingga belasan tahun, didampingi beberapa ibu, melakukan karnaval di bawah terik matahari siang nan panas di jalanan Desa Pawis Hilir, Kecamatan Jelimpo, Kabupaten Landak, Kalimantan Barat. Siang itu, Kamis, 27 Februari 2014, mereka mempresentasikan berbagai budaya dan potensi lokal, seperti mainan anak-anak berbahan lokal atau bahan bekas, pakaian tradisional, profesi lokal, dan berbagai karakter fantasi anak-anak. Ada yang bermain egrang bambu, mobil-mobilan dari kayu, bambu, kulit semangka, kaleng dan kardus bekas. Mainan dari batok kelapa, pernik dari tangkai daun singkong, baling-baling dari biji karet, juga tidak ketinggalan. Ada pula gadis-gadis kecil dengan kostum kupu-kupu yang sayapnya terbuat dari kardus mie instan, dengan mahkota dari dedaunan yang bertengger indah di kepalanya. lanjut
Semangat Maju dari Kampung Terpencil di Bawah Bukit Bokor: Kesenian Tradisional Jonggan sebagai Bentuk Keberdayaan Warga Maro’o
18 Maret 2014
Dari jalan utama Desa Gombang yang beraspal cukup bagus, ada persimpangan jalan padas bercampur tanah liat yang sangat licin di musim hujan, dengan tebing curam yang rawan longsor di sepanjang pinggirannya. Jangan berharap bisa melewati jalan ini dengan mobil. Saat musim hujan, motor pun tak bisa melaluinya, kecuali pengendaranya berpengalaman. Jalan berkelok-kelok yang membelah hutan ini membentang sekitar lima kilometer, dengan kontur tanjakan dan turunan yang sering sangat curam. Inilah satu-satunya jalan menuju Dusun Maro’o, sebuah dusun kecil dan terpencil bagian dari Desa Gombang, Kecamatan Sengah Temila, Kabupaten Landak, Kalimantan Barat. lanjut
 
Kunjungi blog kami di: www.kelola.or.id/blog
Informasi terbaru kegiatan Kelola, Klik disini

Dukung Kelola